Top 10 Chipset Smartphone Terbaik di Dunia Tahun 2022

11/07/2022

Prosesor atau SoC (System on Chip) yang biasa dikenal dengan sebutan chipset merupakan salah satu komponen terpenting dalam sebuah smartphone.

Chipset sendiri seolah menjadi tolak ukur dalam menentukan pilihan ketika akan memboyong smartphone idaman. Wajar saja, Chipset bisa dibilang sebagai otak dari sebuah ponsel pintar. Jadi asumsinya, otak yang bekerja cepat tentu berpengaruh besar pada kinerja smartphone tersebut.

Pengguna smartphone saat ini juga lebih aware akan pentingnya mobile processor, sehingga komponen ini menjadi salah pertimbangan utama sebelum membeli HP.

Untuk itu, jika kamu saat ini tengah mencari handphone dengan performa yang bisa diandalkan, berikut ini deretan 10 chipset terbaik yang bisa kamu pertimbangkan sebelum benar-benar menentukan pilihan.

Adapun 10 chipset terbaik berikut ini didasari oleh angka kecepatan CPU dan performa GPU pada software pengujian Antutu dan GeekBench 5.

1

A15 Bionic

Apple
prosesor hp terbaik

A15 Bionic dari Apple pertama kali diumumkan pada September 2021 lalu dan digunakan sebagai otak iPhone 13 series. Prosesor ini dibangun pada proses manufaktur 5nm.

A15 Bionic mengusung CPU 6-core dan terbagi atas 2 kluster, berisikan dua core ARMv8 performa tinggi yang disebut Avalanche dengan frekuensi 3.2GHz dan empat inti hemat daya dengan clock 1.8GHz dengan sebutan Blizzard.

Chipset tangguh dari Apple ini mengandung 15 milyar transistor dan memiliki sistem jaringan saraf yang mereka sebut dengan istilah Neural Engine 16-core. Mesin ini mampu menghasilkan performa 43% lebih cepat dibandingkan A14 Bionic, seri chipset pendahulunya.

Selain itu, Apple juga melakukan peningkatan di beberapa sektor seperti pemrosesan gambar (ISP) pada kemampuan komputasi fotografi, dan meningkatkan kecepatan dengan cara menggandakan system cache menjadi 32MB.

A15 Bionic menggunakan GPU 5-core dengan kecepatan mencapai 1.2GHz, yang diklaim 50% lebih cepat dibandingkan kompetitornya saat ini.

2

Dimensity 9000+

MediaTek
chipset hp android terbaik

MediaTek turut memberikan peningkatan di paruh musim pada chipset flagship mereka, yang kali ini diberi nama Dimensity 9000+, sekaligus menjadi chipset tercepat dari MediaTek di tahun 2022 ini.

Label ‘Plus’ menandakan MediaTek menghadirkan sejumlah upgrade penting pada Dimensity 9000, beberapa di antaranya adalah peningkatan kinerja CPU hingga 5% dan performa grafisnya yang ditingkatkan hingga 10%. Sektor pemrosesan sinyal gambar dan modem 5G juga kebagian mendapatkan peningkatan.

Secara general, Dimensity 9000 Plus ini memaksimalkan performa gaming dan kecepatan yang lebih superior, inovasi gaming dan videografi, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan daya baterai.

SoC ini dibangun pada teknologi pemrosesan 4nm, mengusung sebuah CPU Ultra-Core Arm Cortex-X2 yang mampu berlari sekencang 3.2GHz, 3x Super-Core Arm Cortex A710 (2.85GHz), dan 4x Efficiency-Core Arm Cortex A510. Kemampuan grafisnya ditopang oleh Arm Mali-G710 MC10, GPU tertinggi dari MediaTek saat ini.

Chipset ini juga mendukung RAM LPDRR5X pada frekuensi 7500Mbps yang 20% lebih hemat daya dibandingkan LPDDR5.

Sejumlah teknologi tercanggih dari MediaTek yang hadir di Dimensity 9000+ antara lain HyerEngine 5.0, MediaTek Apu 590, Imagiq 790, MitraVision 790, hingga modem 5G dengan dukungan teknologi 3GPP R16 yang meningkatkan kecepatan performa jaringan 5G.

3

Snapdragon 8+ Gen 1

Qualcomm
chipset HP terbaik

Di bulan Mei 2022, Qualcomm meluncurkan Snapdragon 8+ Gen 1 sebagai versi upgrade dari Snapdragon 8 Gen 1 yang dirilis tahun sebelumnya.

Alhasil, Snapdragon 8+ Gen 1 menjadi chipset teratas dari Qualcomm saat ini.

Secara keseluruhan, Snapdragon 8+ Gen 1 menawarkan performa 10% lebih baik dan 30% lebih hemat daya dibandingkan pendahulunya. Ini juga tergambar pada kecepatan clock CPU-nya yang dapat mencapai kecepatan 3.2 GHz.

GPU Adreno 730 yang diusungnya juga kebagian upgrade, yang juga mengalami peningkatan performa hingga 10% dengan frekuensi GPU mencapai 900 MHz.

Prosesor mobile kelas flagship ini juga memberikan peningkatan signifikan pada visual gameplay berkat fitur-fitur yang terintegrasi dalam Snapdragon Elite Gaming seperti Variable Rate Shading Pro, Volumetric Rendering, dan Unreal Engine 5.

Sejauh ini, Snapdragon 8+ Gen 1 adalah chipset gaming high-end terbaik di dunia. Kemampuan gamingnya bahkan lebih tinggi dibandingkan Apple Bionic A15.

4

Snapdragon 8 Gen 1

Qualcomm
chipset smartphone terbaik di dunia

Chipset terbaru dari Qulacomm ini merupakan penerus dari Snapdragon 8xx series dan berhasil memuncaki daftar SoC terbaik di pengujian Antutu 9 dengan skor 1037397.

Snapdragon 8 Gen 1 merupakan salah satu chipset 5G tercanggih saat ini, berisikan prosesor 8-core yang terdiri atas 1 core performa tinggi Cortes-X2 (3.0GHz), 3 core Cortex-A710 (2.5GHz), dan 4 core prosesor hemat daya Cortex-A510 (1.8GHz).

Platform ini melakukan lonjakan performa di sektor gaming, audio, dan multimedia dibandingkan pendahulunya, sekaligus lebih hemat daya kerena diproses pada fabrikasi 4nm.

Grafisnya menggunakan GPU Adreno 730 yang performanya 30% lebih baik dibandingkan model sebelumnya.

Beberapa fitur yang layak disorot adalah dukungan Wi-Fi 6 dan 6E berkecepatan tinggi, AI Engine generasi ke-7 dari Qualcomm, dan mampu foto yang jauh lebih jernih dan video hingga 8K HDR.

Beberapa smartphone flagship yang menggunakan Snapdragon 8 Gen 1 adalah Black Shark 5 Pro, Realme GT2 Pro, Xiaomi 12 series, dan Poco F4 GT.

5

Dimensity 9000

MediaTek
chipset smartphone paling canggih

MediaTek, saingan terbesar Qualcomm di industri mobile processor menghadirkan Dimensity 9000, yang juga mengusung CPU 8-core pada proses manufaktur 4nm. Chipset ini berhasil menyaingi performa Snapdragon 8 Gen 1.

Arsitektur Dimensity 9000 terdiri atas 1 core Cortex-X2 dengan kecepatan 3.05GHz, 2 core Cortex-A710 dengan frekuensi 2.85GHz, dan 4 core Cortex-A510 hemat daya berkecepatan 1.8GHz. Dukungan grafisnya ditopang oleh GPU Arm Mali-G710, salah satu yang terbaik saat ini.

Dengan dukungan memory LPDDR5 hingga 3.2GHz dan media penyimpanan berteknologi UFS 3.1, maka smartphone yang menggunakan Dimensity 9000 dijamin super kencang dan efisien. Kemampuan hemat dayanya 4x lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

Melalui Dimensity 9000 ini, MediaTek menjanjikan kecepatan tiada banding tanpa mengorbankan daya baterai, performa gaming inovatif, peningkatan videografi, dan kecepatan koneksi 5G yang powerful.

Smartphone premium yang menggunakan chipset ini adalah vivo X80 dan Redmi K50 Pro.

6

Apple A14 Bionic

Apple
chipset smartphone terbaik

Apple A14 Bionic merupakan chipset ngebut dalam industri mobile. Chipset ini dibangun dengan proses fabrikasi 5 nanometer (nm). Dengan teknologi canggih itu, Apple dapat membenamkan 11,8 miliar transistor di dalam sebuah chipset. Itulah yang membuat kinerja dari perangkat yang menggunakan chipset ini memiliki kecepatan super ngebut.

Chipset kencang ini dibangun dengan enam prosesor inti berbasis intruksi set ARMv8.5-A. Keenam prosesor di dalam chipset ini memiliki 2 core berkinerja tinggi, dan 4 core hemat daya. Sedangkan untuk operasi grafis, Apple A14 Bionic mempercayakan GPU yang memiliki empat inti. Apple pun mengklaim bahwa GPU di chipset ini memiliki keunggulan 50 persen lebih kencang dibandingkan GPU pada chip kelas atas buatan kompetitornya.

Apple A14 Bionic juga memiliki keunggulan di sektor prosesor Neural Engine yang dapat menangani berbagai hal terkait kecerdasan buatan dengan sokongan 16 inti. Selain itu, chipset ini dibekali kemampuan kinerja machine learning (ML) yang memiliki peningkatan 80 persen dibandingkan A13 Bionic, yang merupakan generasi pendahulunya.

Dengan demikian, Apple A14 Bionic memiliki kemampuan lebih unggul dari chipset produksi pabrikan lainnya. Hal tersebut dinilai wajar, pasalnya chipset Apple menjadi optimal lantaran adanya dukungan ekosistem yang diciptakan oleh Apple. Diketahui bahwa chipset kencang ini merupakan “otak” dari iPhone 12 series dan juga iPad Air 2020.

7

Exynos 2200

Samsung
chipset hp android terbaik

Samsung bekerja sama dengan AMD untuk menghadirkan Exynos 2200, chipset premium yang digunakan oleh Samsung Galaxy S22 series: Galaxy S22, Galaxy S22+, dan Galaxy S22 Ultra.

Diproses pada fabrikasi 4nanometer, Exynos 2200 mengusung prosesor 8 core dengan arsitektur 1x 2.8 GHz – Cortex-X2, 3x 2.52 GHz – Cortex-A710, dan 4x 1.82 GHz – Cortex-A510.

GPU-nya bernama Samsung Xclipse 920, yang menggunakan arsitektur RDNA 2 dengan clock mencapai 1.3GHz.

Berdasarkan pengujian pada software Antutu 9 dan GeekBench 5, Exynos 2200 mencatatkan angka yang lebih baik daripada Snapdragon 888+, walaupun perbedaannya sangat-sangat tipis. Exynos 2200 tampil sedikit lebih baik di sektor kecepatan CPU dan daya tahan baterai dibandingkan chipset terbaru dari Qualcomm tersebut.

Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Exynos 2100, chipset ini mengalami peningkatan yang signifikan. Performa GPU-nya 70% lebih baik baik dan diproses pada transistor yang lebih kecil (4nm vs 5nm). Ini berarti efisiensi daya yang baterai jauh lebih baik.

8

Snapdragon 888+

Qualcomm
SoC terbaik snapdragon

Snapdragon 888 Plus merupakan chipset kelas premium dari Qualcomm yang membawa peningkatan dari Snapdragon 888 pendahulunya, khususnya di sektor kecepatan CPU dan performa gaming. Walaupun peningkatan yang dilakukan tidak signifikan, tetap saja ini adalah peningkatan pada chipset yang memang sudah sangat powerful.

Snapdragon 888+ berhasil mencatatkan kecepatan CPU 5% lebih tinggi daripada Snapragon 888 dan secara keseluruhan tampil sedikit lebih baik di berbagai sisi.

Diciptakan pada proses teknoklogi 5nanometer, arsitekturnya terdiri atas 1 core Kyro 680 Prime (Cortex X1) dengan kecepatan clock 2.99GHz, 3 core Kyro 680 Gold (Cortex A78) dengan clock 2.4GHz, dan 4 core hemat daya Kyro 680 Silver (Cortex A55) dengan clock 1.8GHz.

GPU-nya masih menggunakan Adreno 660, prosesor grafis yang sama seperti milik Snapdragon 888.

Snapdragon 888+ digunakan pada beberapa HP 5G flagship seperti Asus ROG Phone 5s Pro, vivo X70 Pro Plus, Nubia Red Magic 6s Pro.

9

Snapdragon 888 5G

Qualcomm
prosesor hp flagship terbaik

Snapdragon 888 5G adalah chipset yang dirancang dengan menawarkan performa ngebut pada ekosistem Android. Dikembangkan oleh Qualcomm dengan node manufaktur 5 nm, Snapdragon 888 telah mendukung jaringan internet 5G. Untuk itu, gelar 5G yang disematkan pada ujung nama chipset ini seolah meyakinkan hal tersebut.

Chipset ini dibekali tiga kluster prosesor. Antara lain, kluster Kryo 680 berjumlah empat core dengan kecepatan 1.8 GHz untuk performa hemat daya, Kluster Kryo 680 tiga core dengan kecepatan 2.42 GHz untuk performa kencang, serta  kluster prime Kryo 680 dengan satu core berkecepatan 2,84 GHz untuk performa yang lebih ngebut.

Dengan dukungan spesifikasi tersebut, smartphone yang mengandalkan chipset Snapdragon 888 5G menghasilkan nilai Antutu 8 di angka 700 ribuan.

Selain itu, chipset ini tak hanya sekedar menawarkan performa ngebut, namun juga dukungan fitur-fitur modern, seperti hal-nya fitur FastConnect 6900 6GHz, 4K QAM, dan Bluetooth 5.2. Serta ada juga fitur tambahan lainnya yang membuat chipset ini terbilang matang untuk digunakan pada smartphone kelas atas. Salah satunya yaitu fitur dukungan pengambilan gambar dalam cahaya rendah hingga pada titik 0,1 Lux.

Ditambah lagi dengan adanya tiga image signal processor (ISP) sekaligus, yakni Qualcomm Spectra 580, yang memungkinkan prosesor ini dapat memaksimalkan berbagai pekerjaan yang dilakukan oleh sebuah smartphone hingga 25 persen lebih cepat.

Xiaomi Mi 11, Mi 11 Ultra, dan Asus ROG Phone 5 tercatat menggunakan chipset ini sebagai dapur pacunya.

10

Google Tensor

Google
chipset 5g terbaik

Biasanya Google menggunakan chipset milik Qualcomm untuk mengisi handphone Google Pixel miliknya. Namun mulai dari Google Pixel 6 series, Google mengusung chipset buata mereka sendiri yang bernama Google Tensor.

Dikembangkan oleh Google Research, Google mengandalkan kemampuan machine learning pada chipset ini, seperti prduk Google lainnya. Beberapa fitur yang dibawanya adalah fitur pengenalan suara yang canggih (Automatic Speech Recognition), Live Translate, dan juga Live Caption.

Selain itu, ada pula chip keamanan Titan M2 yang berfungsi untuk menlindungi privasi data pengguna dari berbagai serangan seperti elektromagnetik, voltage glitching, hingga injeksi laser.

SoC ini diproses pada teknologi 5nanometer dan terdiri atas 2 core Cortex X1 dengan clock 2.8GHz, 2 core Cortex A76 dengan clock 2.25GHz, dan 4 core prosesor hemat daya Cortex A55 dengan kecepatan clock 1.8GHz.

Di sisi grafis, Google Tenso mengandalkan kartu grafis ARM Mali G78 (MP20) dengan arsitektur Valhall, yang mencatatkan clock 0.85GHz.


Seiring dengan perkembangan dan inovasi yang dilakukan oleh produsen mobile prosesor, daftar chipset smartphone terbaik ini akan selalu diperbarui.

Adapun chipset yang sebelumnya berada di daftar Top 10 ini adalah sebagai berikut:

Huawei Kirin 9000

Kirin 9000 adalah pelopor yang meluncurkan chipset dengan fabrikasi 5 nm. Chipset rancangan Huawei ini diproduksi TSMC dan menjadi chipset dengan produksi terbatas, pasca Amerika Serikat memboikot Huawei.

Situasi sulit pun dihadapi Huawei, terlebih beberapa teknologi pembuatan chipset sendiri banyak yang menggunakan lisensi dari Amerika Serikat.
Terlepas dari kesualitan yang dihadapi Huawei atas boikot tersebut, Kirin 9000 jadi salah satu chipset terbaik dengan performa yang kencang berdasarkan skor di beberapa benchmark.

Chipset kencang ini dibekali delapan core yang terbagi menjadi tiga kluster, yang pertama adalah tiga core ARM Cortex-A77 2,54 GHz untuk performa kencang, kluster kedua satu core Cortex-A77 3,13GHz untuk performa lebih kencang, dan kluster ketiga empat core Cortex-A55 2,04 GHz untuk hemat daya.

Sedangkan prosesor grafis yang ada dalam chipset ini merupakan GPU Mali-G78 MP24. Kirin 9000 juga memiliki versi yang sedikit lebih rendah, yakni Kirin 9000E. Chipset ini dibekali prosesor yang sama dengan Kirin 9000, namun untuk pengolah grafisnya menggunakan GPU Mali-G78 MP22, yang disinyalir lebih rendah dari GPU Mali-G78 MP24 milik Kirin 9000.

Kirin 9000 ini adalah chipset yang dibenamkan pada smartphone Huawei seri Mate 40 Pro dan Mate 40 Pro+.

Samsung Exynos 2100

Chipset kencang yang satu ini merupakan “otak” dari Samsung Galaxy S21 series. Chipset ini dibangun dengan proses fabrikasi EUV 5nm yang juga diproduksi sendiri oleh Samsung. Chipset ini membawa performa yang lebih kencang dan stabil dibandingkan Exynos kelas atas pendahulunya.

Exynos 2100 yang sudah mendukung jaringan 5G ini hadir dengan delapan core yang terbagi menjadi tiga kluster, antara lain adalah dua prosesor Cortex-A78 dengan kecepatan 2,8 GHz untuk kebutuhan performa sangat kencang, satu prosesor Cortex-X1 6 2,9 GHz untuk performa lebih kencang, serta 4 proesor Cortex-A55 2,2 GHz. Sementara untuk prosesor grafis, dibekali ARM Mali-G78 MP14.

Keunggulan lain dari chipset ini adalah dukungan prosesor gambar dengan resolusi hingga 200MP. Yang lebih menarik, Exynos 2100 merupakan chipset pertama yang mendukung foto beresolusi 200 MP.

Apple A13 Bionic

Apple A13 Bionic merupakan generasi pendahulu dari Apple A14 Bionic, yang dibangun oleh TMSC dengan teknologi 7 nm N7P (teknologi fabrikasi 7 nm generasi kedua). Chipset ini mengandung lebih dari 8,5 miliar transistor. Alhasil, performa chipset cukup tinggi namun masih tetap hemat daya.

Apple A13 Bionic memiliki enam prosesor inti berbasis ARMv8.4-A, yakni dua prosesor untuk performa tinggi dengan kecepatan 2,65 GHz yang disebut Lightning, serta empat prosesor lainnya untuk hemat daya yang dinamakan Thunder.

Dibandingkan dengan generasi pendahulunya, Apple A12 Bionic, 2 prosesor performa di A13 Bionic ini punya kemampuan 20 persen lebih cepat serta 30 persen lebih sedikit mengonsumsi daya. Sementara empat prosesor efisiensinya memiliki performa 20 persen lebih cepat dan 40% lebih sedikit mengonsumsi daya dibandingkan prosesor efisiensi yang terdapat di Apple A12 Bionic.

Prosesor grafis di A13 Bionic memiliki performa lebih tinggi, yakni 20 persen lebih cepat dan 40 persen lebih hemat daya dibandingkan Apple A12 Bionic.

Apple A13 Bionic ini digunakan di ponsel seri iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max, serta seri iPhone SE 2020 dan iPhone SE 2.

MediaTek Dimensity 1200

Dimensity 1200 merupakan chipset besutan Mediatek yang dibangun dengan proses fabrikasi 6nm. Chipset ini diperkenalkan ke publik bersamaan dengan Dimensity 1100 yang memiliki kemampuan tak jauh berbeda. Kedua chipset ini pun diklaim memiliki performa 22 persen lebih kencang dengan efisiensi daya hingga 25 persen dibanding Dimensity 1000.

Salah satu chipset terbaik ini ditopang dengan delapan core yang terbagi menjadi tiga kluster. Antara lain kluster pertama adalah tiga core ARM Cortex-A78 2,6 GHz untuk performa kencang, kluster kedua satu core ARM Cortex-A78 3 GHz untuk performa lebih kencang, dan kluster ketiga yaitu empat core ARM Cortex-A55 2 GHz untuk hemat daya. Untuk prosesor grafis yang ada di chipset ini adalah ARM Mali-G77 MC9.

Mediatek juga mengklaim bahwa Dimensity 1200 memiliki kemampuan memproses foto dan video dengan kualitas bahkan lebih unggul dibanding jajaran iPhone 12 series. Dimensity 1200 saat ini digunakan di ponsel Redmi K40 Gaming besutan Xiaomi dan juga Realme GT Neo Flash.

Qualcomm Snapdragon 870

Snapdragon 870 yang sudah mendukung jaringan 5G ini banyak digunakan oleh ponsel kelas atas di 2021. Meskipun begitu, ternyata ada ponsel yang menggunakan chipset ini dan membanderol dengan harga terjangkau. Misalnya saja Poco F3.

Chipset ini hadir sebagai langkah Qualcomm untuk memenuhi kebutuhan produsen ponsel agar memiliki alternatif chipset kelas atas lainnya di tahun ini selain Snapdragon 888. Hal ini lantaran banyaknya anggapan bahwa Snapdragon 888 yang performanya terlalu kencang memicu body ponsel menjadi panas.

Qualcomm menyematkan tiga kluster prosesor dalam Snapdragon 870 ini. Antara lain, kluster pertama Kryo 585 berjumlah empat core dengan kecepatan 1,8 GHz untuk performa hemat daya. Kluster kedua dengan tiga core Kryo 585 dengan kecepatan 2,42 GHz untuk performa kencang. Dan kluster prime Kryo 585 dengan satu core dengan kecepatan 3,2 GHz untuk performa lebih kencang.

Dianggap memiliki banyak kesamaan dengan Snapdragon 865+, yang menjadi perbedaan dalam hal ini hanya ada di kluster prime Kryo 585 yang memiliki 0,1 GHz lebih tinggi dari Snapdragon 865+. Selain itu, GPU dan berbagai fitur di dalamnya dikatakan mirip dengan Snapdragon 865+.

Snapdragon 870 ini digunakan di beberapa ponsel yang memiliki reputasi cukup baik, di antaranya adalah Vivo X60 dan X60 Pro.

MediaTek Dimensity 1100

Dimensity 1100 adalah generasi chipset yang performanya dinilai hampir mirip dengan Dimensity 1200. Namun secara angka skor benchmark, Dimensity 1100 memang sedikit lebih rendah dari Dimensity 1200. Meskipun begitu, perbedaan angkanya pun ternyata tidak terlalu jauh.

Chipset ini hadir dengan proses fabrikasi 6 nm, dan menggunakan dua kluster prosesor, yaitu 4x Core Cortex-A78 yang berjalan di 2,6GHz dan 4x Core Cortex A55 2.0 GHz. Sedikit berbeda dengan Dimensity 1200 yang memiliki tiga kluster. Sedangkan untuk pengolah GPU yang digunakan masih sama, yaitu ARM Mali-G77 MC9.

Terdapat hal menarik dari Dimensity 1100, yaitu dukungan untuk layar 144 Hz dan sensor kamera hingga 108 MP. Adapun beberapa smartphone yang saat ini diotaki oleh Dimensity 1100 diantaranya, Vivo S9 dan Realme Q3 Pro.

Walaupun telah terlempar dari daftar Top 10 chipset terbaik saat ini, chipset-chipset ini tetap saja masuk dalam kategori flagship kelas premium, sehingga smartphone yang mengusung prosesor tersebut dijamin memiliki kinerja dan performa yang super kencang.


Demikian daftar 10 chipset terbaik di dunia tahun 2022 ini. Tentunya dengan ulasan ini, kamu bisa mendapatkan gambaran seperti apa kekuatan dan performa mobile processor yang digunakan oleh smartphone flagship saat ini.

Jika kamu ingin membeli smartphone dengan salah satu chipset di atas, bisa dipastikan kamu akan mendapatkan smartphone dengan performa super kencang dengan dukungan fitur dan teknologi terbaru saat ini.

Koleksi Handphone Favorit Diskon s/d 50% | 8-14 Ags arenadigital.id promo
Yayah Hifziyah
arenadigital.id

Kami membahas tentang gadget, computing, dunia digital, dan consumer tech secara umum. Hubungi kami melalui [email protected]

Arenadigital.id
Logo
Perbandingan Produk
  • Total (0)
Bandingkan
2