Mengenal HyperMotion, Teknologi Andalan Game FIFA 22

Game berjudul FIFA tentu sangat familiar bagi para penggemar game, khususnya bagi pecinta game bergenre sepak bola.

Game FIFA merupakan game olahraga yang dibuat oleh perusahaan Electronic Arts di bawal label EA Sports dan memiliki pembaharuan setiap tahunnya mengikuti alur sepak bola Eropa.

Pada tanggal 15 Juli 1993, game tersebut dirilis secara global untuk pertama kali dengan judul resmi FIFA International Soccer. Dan sejak itu, game FIFA menjadi salah satu video game yang dinantikan pembaharuannya oleh para pecinta sepak bola.

Terlebih lagi, game itu mendapatkan lisensi langsung dari FIFA yang merupakan badan regulator sepak bola dunia. Dan untuk tahun ini, Electronic Arts meluncurkan seri terbaru berjudul FIFA 22.

Dilansir dari berbagai sumber, FIFA 22 menjadi video game yang mengedepankan visual dan grafis yang luar biasa. Dan demi menunjang hal itu, HyperMotion adalah teknologi baru yang digunakan untuk game besutan Electronic Arts tersebut.

Electronic Arts juga mengonfirmasi bahwa para penggemar yang memiliki konsol seperti PlayStation 5 (PS5), Xbos Series dan Google Stadia bisa merasakan pengalaman dari teknologi HyperMotion.

Sayangnya teknologi itu tidak bisa dirasakan oleh penggemar FIFA 22 yang menggunakan PC atau laptop.

Untuk game FIFA edisi terbaru ini, Kylian Mbappe yang merupakan pemain tim nasional Perancis menjadi bintang cover utama, hal yang sama saat FIFA 21 dirilis tahun lalu.

Bahkan akun Twitter EA SPORTS FIFA membuat pernyataan langsung dengan memposting cover FIFA 22 Ultimate Edition.

Lalu yang jadi pertanyaan adalah apa yang membuat teknologi Hypermotion di game FIFA 22 begitu diagung-agungkan? Simak ulasannya di bawah ini:

Pergerakan pemain di lapangan tampak lebih detail

fifa 22 gameplay Mengenal HyperMotion, Teknologi Andalan Game FIFA 22
Gameplay FIFA 22 lebih detail dan realistik

Ketika FIFA 22 meluncurkan trailer terbaru, proses pembuatan setiap gerakan pemain yang akan muncul di dalam game turut diperlihatkan.

Sejumlah pesepakbola kelas dunia seperti Kylian Mbappe dan Trent Alexander-Arnold terlihat mengenakan pakaian Xsens untuk merekam pergerakan 22 pemain berintensitas tinggi di atas lapangan.

Machine Learning

Teknologi baru ini memiliki algoritma dalam machine learning yang mampu mempelajari lebih dari 8,7 juta frame capture dalam pertandingan, yang kemudian mencatat animasi baru secara real time sehingga menciptakan kondisi realistis sepak bola dalam berbagai interaksi di lapangan.

Full Team Authentic Motion

Pakaian Xsens yang digunakan oleh model turut merekam setiap sentuhan, sprint, tekel dan duel berinteritas tinggi oleh 22 pemain di atas lapangan.

Sekitar 4.000 animasi baru di FIFA 22 didukung oleh banyak koleksi data sehingga mampu meningkatkan intensitas sepak bola, fisik serta responsivitas setiap pemain.

Artificial Intelligence (AI) yang meningkat

Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan dalam pembuatan game FIFA 22 ini mengalami peningkatan pesat terutama untuk konsol next gen, yang membuat setiap pemain di atas lapangan dalam game lebih baik dalam pemahaman taktik seperti fase menyerang dan bertahan. Dengan begitu, game FIFA 22 menjadi lebih realistis.

FIFA 22 game Mengenal HyperMotion, Teknologi Andalan Game FIFA 22

Ketika para pemain di atas lapangan dalam posisi menyerang, dengan kecerdasan buatan baru, para pemain dapat membuat keputusan lebih cepat hingga enam kali lebih banyak per detik.

Dengan begitu, para pemain di atas lapangan bisa bereaksi lebih cepat untuk membangun serangan termasuk saat kehilangan bola.

Sedangkan ketika para pemain di atas lapangan dalam posisi bertahan, kecerdasan buatan membuat mereka semakin kompak untuk mundur dan merapatkan barisan.

Tak hanya itu, formasi yang diterapkan membuat para pemain bergerak dinamis untuk menutup ruang kosong seperti halnya pertandingan sepak bola di dunia nyata.

Duel udara

Dengan teknologi HyperMotion, game FIFA 22 juga menampilkan gerakan animasi yang realistis dalam situasi duel udara.

Misalnya ketika para pemain yang sedang dalam posisi menyerang atau bertahan, tampak aksi saling dorong, tarik menarik dan sebagainya ketika menyambut umpan lambung seperti halnya pertandingan sepak bola di dunia nyata.

Dengan segala peningkatan yang dilakukan Electronic Arts dalam membuat game FIFA 22, tentu para penggemar akan semakin betah untuk memainkan game ini berjam-jam.

Topik:

Lainnya di Arenadigital.id:*

* mengandung link sponsor
Arenadigital.id
Logo
Perbandingan Produk
  • Total (0)
Bandingkan
0

Promo Lazada September 9.9 - DISKON SUPER