OnlyFans Larang Pengguna Unggah Konten Pornografi Mulai Oktober

OnlyFans, yang merupakan situs konten dewasa berbayar, akan memperlakukan larangan penggunanya mengunggah konten pornografi atau video eksplisit mulai 1 Oktober mendatang.

Meskipun demikian, perusahaan akan tetap memperbolehkan konten tanpa busana, selama konten kreator tersebut mematuhi aturan dari OnlyFans.

Keputusan terkait kebijakan baru itu sontak mengejutkan khalayak. Pasalnya, OnlyFans memang kerap menjual konten-konten dewasa seperti foto, video, bahkan chat berbau seksual yang eksklusif dijual kepada penggemar dari para penggunanya.

Berdasarkan laporan Bloomberg yang dilansir via Engadget, alasan kebijakan baru tersebut lantaran perusahaan berada di bawah tekanan dari penyedia pembayaran dan penyedia perbankan.

“Demi memastikan keberlanjutan jangka panjang dari platform kami, dan terus menjadi tuan rumah komunitas inklusif kreator dan penggemar, kami harus mengembangkan pedoman konten kami,” ungkap pihak OnlyFans.

Respon dari Para Konten Kreator dan ‘Selebriti’ di OnlyFans

Sementara itu, para model yang menggantungkan pekerjaannya di OnlyFans pun mulai khawatir mengenai pendapatan mereka kedepannya.

Sebelumnya OnlyFans telah dianggap menjadi ruang yang aman bagi para pekerja seks di dunia untuk membagikan konten online dan mendapatkan bayaran yang layak.

onlyfans larang konten pornografi

Kebijakan baru OnlyFans ini pun mengundang kemarahan dari para kreatornya. Bahkan tak sedikit yang menganggap bahwa larangan ini seolah tak lagi mendukung para pekerja seks, yang justru sudah membesarkan nama OnlyFans beberapa tahun ini.

Salah satu konten kreator yang bernama Nancy Miami mengungkapkan kekecewaannya pasca kebijakan ekstrim tersebut diumumkan. Dia pun menilai tindakan OnlyFans tersebut menyakiti orang-orang yang membuat platform itu populer di dunia.

Dia juga mengatakan, hanya di OnlyFans para pekerja seks merasa sedikit lebih dihargai dan profesi tersebut dianggap layak. Namun, secara mendadak platform yang selama ini menjadi tumpuan bagi mereka seolah turut serta menendang mereka.

“Kami menghabiskan banyak waktu dan energi, terkadang menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membangun merek hanya untuk terlempar dari platform karena alasan xyz. Itu omong kosong, semua orang tahu itu,” kata Nancy Miami, mengungkapkan kekecewaannya.

Para konten kreator pun menyampaikan harapan mereka, bahwa saat ini harus ada platform baru lainnya yang bisa menaungi para pekerja seks agar mendapatkan ruang aman dalam menawarkan konten eksklusif berbayar mereka.

Menanggapi hal tersebut, pihak OnlyFans mengatakan bahwa beberapa hari kedepan perusahaan akan memberikan keterangan yang lebih detail mengenal langkah tersebut, kemudian secara aktif akan mendukung serta membimbing para kreator mereka untuk menyesuaikan kepada perubahan ini.

Menjalankan kebijakan baru tentu akan menjadi hal yang sulit bagi perusahaan, meskipun sejauh ini semua unggahan di OnlyFans dimoderatori oleh manusia.

Sejak didirikan pada 2016 silam, lebih dari 2 juta kreator di OnlyFans aktif membagikan konten eksklusif kepada pelanggan berbayar mereka. Tak sedikit konten kreator yang sudah populer di platform ini bahkan memiliki 130 juta pengguna. Mereka pun secara aktif menjual foto dan video tanpa busana hingga konten eksplisit secara seksual.

Selain itu, banyak pula para pekerja seks yang  hanya mengandalkan penghasilan dari platform tersebut sebagai sumber pendapatannya selama beberapa tahun terakhir, terlebih sejak pandemi melanda global dan berdampak pada sulitnya mencari pendapatan di tempat lain.

Kendati demikian, terdapat platform serupa, Patreon yang juga memungkinkan para konten kreator untuk membagikan gambar tanpa busana eksplisit kepada pelanggan berbayar mereka. Namun, mereka memang tidak mengizinkan materi pornografi atau layanan seksual sejak awal.

Kabarnya, di awal tahun ini OnlyFans secara diam-diam merilis layanan on-demand streaming OFTV yang dapat disaksikan melalui mobile dan TV.

Adapun konten yang ditampilkan berupa kegiatan memasak, olahraga, komedi, musik, gaya hidup dan konten sejenis lainnya dari para kreator mereka, tanpa adegan eksplisit sedikit pun di tiap-tiap konten tersebut.

Topik:

Lainnya di Arenadigital.id:*

* mengandung link sponsor
Arenadigital.id
Logo
Perbandingan Produk
  • Total (0)
Bandingkan
0

Promo Lazada September 9.9 - DISKON SUPER