POCO Resmi Menjadi Merek Independen, Terpisah dari Xiaomi

Setelah bernaung di bawah Xiaomi selama 2 tahun, Poco kini resmi berdiri sendiri sebagai merek global. Ini berarti Poco bukan lagi ‘anak’ dari Xiaomi. Gebrakan seperti ini bukanlah yang pertama. Hal ini mirip seperti yang dilakukan oleh Realme, yang bermula sebagai sub-merek OPPO.

Xiaomi memperkenalkan Poco sebagai sub-brand pada 2018 lalu. Debut pertama kali melalui peluncuran Pocophone F1, brand ini mulai mendapatkan popularitas pengguna smartphone dari kalangan anak muda.

Poco juga mengutarakan pencapaian mereka di usia yang pendek, yang telah memasuki lebih dari 35 pasar global sejak pertama kali diluncurkan, dan telah menjual lebih dari 6 juta perangkat smartphone secara global. Poco F1 sendiri telah terjual lebih dari 2,2 juta unit.

Beberapa produk Poco memang cukup dilirik di pasaran, termasuk di Indonesia. Poco F1 dan Poco F2 Pro laris manis di pasaran, dengan membawa spesifikasi tinggi dan harga yang terjangkau. Ada pula Poco X3 NFC yang ludes terjual dalam 5 menit saat even 11.11.

Baru-baru ini, Poco merilis Poco M3, yang menjadi produk pertama mereka sejak berdiri sebagai merek independen secara global.

Namun begitu, hingga saat ini Poco belum memberikan informasi apapun mengenai perubahan pelayanan purna jual setelah berpisah dari Xiaomi. Poco M3 yang baru dirilis pun masih menggunakan MIUI milik Xiaomi, yang running pada sistem operasi Android.

Topik:

Fadil

Pendiri Arenadigital.id, seorang tech & gadget enthusiast, khususnya komputer dan smartphone. Selain menulis, dia menghabiskan waktu luangnya untuk gaming & Netflix.

Lainnya di Arenadigital.id:*

* mengandung link sponsor
Arenadigital.id
Logo
Perbandingan Produk
  • Total (0)
Bandingkan
0

Promo Lazada September 9.9 - DISKON SUPER